Thursday, June 30, 2011

The Count of Monte Cristo (Le Comte de Monte-Cristo)


Judul: The Count of Monte Cristo
Judul Asli: Le Comte de Monte-Cristo
Pengarang:Alexandre Dumas
Penerjemah: Nin Bakdi Soemanto
Tebal: 568 halaman
Penerbit: Bentang Pustaka Maret 2011(pertama kali diterbitkan 1844)
ISBN: 9786028811248

Kita perlu menelusuri sejarah Prancis sebelum memahami konteks cerita The Count of Monte Cristo. Peristiwa pada cerita novel ini berlatar belakang Revolusi Prancis yang terjadi pada tahun 1789. Revolusi Prancis ditandai dengan dihancurkannya Penjara Bastille yang diketahui sebagai lambang kesewenangan kerajaan. Apa yang melatarbelakangi Revolusi Prancis? Terjadi krisis ekonomi dan kelaparan di Prancis, kebebasan beragama tidak teraspirasi, perilaku tidak etis oleh para bangsawan, protes kaum buruh dan petani, korupsi dimana-mana. Krisis yang terutama pada saat itu adalah tidak berpihaknya hukum pada rakyat kecil. Hukum dinilai hanya menguntungkan para bangsawan dan gereja. Sampai ketika menteri keuangan Louis XVI pada saat itu, Jacques Necker, membeberkan bahwa negara mengalami defisit karena penggunaan uang pajak dihambur-hamburkan untuk kepentingan raja dan parlemen alih-alih kepada rakyat. Necker tidak disukai Raja Louis XVI, dan Necker pun dibunuh.


Sekilas tentang Napoleon
Napoleon Bonaparte adalah tokoh yang ditemui oleh Edmond Dantes di Pulau Elba. Hal itu terjadi pada tahun 1814. Mengapa Napoleon bisa 'terdampar' disana? hal ini berkaitan dengan terjadinya revolusi di Prancis. Napoleon sebelumnya berada di Paris. Ketika terjadi revolusi Prancis pada tahun 1789, sebagai seorang Jenderal, ia menyelamatkan pemerintah revolusioner. Ia juga memimpin pasukan Prancis merebut Austria, Italia, dan Mesir, serta mengklaim negara itu sebagai kekuasaaan Prancis. Napoleon adalah tokoh penggerak revolusi. Ia dicintai rakyat Prancis, dan ia diangkat menjadi kaisar. Tindakannya dalam hal mereformasi pemerintahan, sistem pendidikan, feodalisme, serta mengedepankan kesetaraan di hadapan hukum dan kebebasan beragama membawa perubahan dalam kehidupan bernegara di Prancis. Produk hukum yang terkenal dari Napoleon adalah Napoleon code, yang membawa pengaruh dalam hukum sipil di seluruh dunia. Namun, Napoleon memiliki banyak musuh dari negara Eropa yang ia taklukkan.

Pada 1814, Napoleon dipaksa turun takhta. Ia diasingkan ke Pulau Elba. Pulau itu terletak di laut Mediterania lepas pantai Tuscany, Italia.Di pulau inilah Edmond Dantes bertemu dengan Napoleon. Pada Maret 1815, Napoleon melarikan diri dari Pulau Elba dan mengalahkan pasukan kerajaan Prancis. Informasi bahwa ia akan menuju ke Prancis inilah yang terdapat dalam surat yang dititipkan Napoleon kepada Edmond Dantes. Dalam hal inilah Edmond Dantes dituduh sebagai pengkhianat oleh Monsieur Villefort.

Periode setelah Napoleon kembali dari Pulau Elba ke Paris dinamakan "Hundred Days" atau seratus hari. Seratus hari dimulai dari tanggal Napoleon keluar dari Elba (20 Maret 1815) sampai dengan naiknya kembali Kaisar Prancis Louis XVII (8 July 1815). Napoleon kehilangan pamornya setelah ia dan pasukannya kalah dalam peperangan Waterloo, melawan Seventh Coalition, yaitu gabungan negara musuh Prancis ( Inggris, Prussia, Netherlands, Hanover, Nassau, Brunswick). Setelah dari Perang Waterloo, Napoleon kembali ke Prancis, namun tidak begitu banyak lagi dukungan buatnya. Kaisar Prusia pun memerintahkan untuk menangkap hidup atau mati. Akhirnya pada masa pemulihan kekuasaan Louis XVIII, Napoleon diasingkan ke Pulau St. Helena, dan Napoleon mati disana pada 1821. Ucapan sebelum ia mati adalah: "France, armée, tête d'armée, Joséphine." Diduga Napoleon mati karena diracun arsenik.

Konspirasi
Novel klasik ini bercerita tentang kehidupan seorang pelaut muda yang bersemangat, calon kapten kapal, dan kekasih wanita cantik, Edmond Dantes. Usianya baru 20, ketika ia akan diangkat menjadi kapten kapal Pharaon, oleh pemilik kapal di Marseille, Monsieur Morrel. Sukses di usia muda, mendapat wanita cantik, adalah sesuatu yang sangat diimpikan lelaki manapun. Karir yang melesat tersebut diirikan oleh Danglars, bendahara kapal Pharaon. Serta hendak menikahi Mercédès diirikan oleh Fernand Mondego, sahabatnya di kapal Pharaon. Fernand memiliki rahasia bahwa ketika mereka di Pulau Elba, Dantes dititipkan sesuatu oleh Napoleon. Ketika Fernand, Gaspard Caderousse dan Danglars bertemu di sebuah bar, mereka bersiasat untuk menyingkirkan Edmond Dantes. Dantes ditangkap pasukan pemerintah dan dihadapkan kepada penuntut umum Monsieur Villefort. Villefort menuduh Dantes adalah pengkhianat pemerintah. Sebenarnya Villefort tidak akan menghukum lebih lanjut Dantes perihal surat yang dibawanya. Persoalan semakin rumit ketika Villefort menyadari dari keterangan Dantes bahwa surat tersebut ditujukan pada ayahnya, Monsieur Clarion. Namun semata-mata bukan karena melindungi ayahnya, tetapi dirinya sendiri, dengan rekomendasinya, ia menjebloskan Edmond Dantes ke penjara yang terletak di sebuah pulau dekat Marseilles, itulah penjara Chateau d'if. Mulai dari tempat inilah semua rencana pelarian dan balas dendam dilakukan.




Ada perubahan cara pandang Dantes menyikapi apa yang dialaminya di penjara. Awalnya ia meminta dikeluarkan, tidak dikabulkan. Ia meminta dimasukkan ke sel lain, tidak dikabulkan. Ia marah dan berharap orang-orang yang telah merusak kebahagiannya dihukum seberat-beratnya. Ia tidak tahan pada penderitaan itu. Ia ingin mati dengan berusaha menggantung dirinya, namun gagal. Suatu perubahan terjadi ketika ia mendengar ada suara mengetuk lantai selnya

Di penjara bawah tanah itu, Edmond Dantes bertemu dengan Abbe Faria, seorang yang sudah lebih dahulu ditahan di sana. Suatu kebetulan ketika Abbe Faria menggali di bawah tanah menemukan sel Edmond Dantes, dan mereka bersahabat. Mereka saling mengunjungi sel, dan Edmond Dantes belajar banyak dari Abbe Faria. Belajar berpedang, matematika, sejarah, filsafat. Selama 14 tahun Dantes dipenjara tanpa pernah mengetahui atas alasan apa ia ditangkap dan dipenjarakan.

Suatu rahasia mengenai harta karun diberitahukan kepada Dantes. Harta karun itu terletak di Pulau Monte Cristo. Dantes mengenali pulau itu karena pernah melayarinya. Suatu ketika, Abbe Faria kondisinya melemah dan meninggal. Ketika mayat Abbe Faria hendak dibawa keluar untuk dibuang ke laut, Dantes masuk ke dalam kantung mayat Faria, ia menggantikan Faria. Dantes lolos dari Chateau D'If. Berikut adalah ilustrasi lukisan Abbe Faria dan Edmond Dantes sekitar abad 19.


Kaya Raya
Abbe Faria 'berjasa' menyukseskan rencana balas dendam Edmond Dantes. Berkat rahasia harta karun yang diberikannya pada Dantes, Dantes menjadi kaya raya. Dengan kekayaannya, Dantes mencari orang-orang yang telah berlaku tidak adil padanya. Hal pertama yang ia lakukan adalah dengan mendatangi Gaspard Caderousse. Disinilah Edmond Dantes berperan ganda. Ia mendatangi Caderousse sebagai Abbe Busoni. Caderousse menceritakan semua peristiwa yang menimpa Edmond Dantes serta orang-orang sekitarnya seperti Mercedes, ayahnya Dantes, Fernand, Danglars. Dantes menghadiahi Caderousse dengan berlian.

Dantes juga mendatangi pemilik kapal Pharaon, Morrel. Menghadapi Morrel, Edmond Dantes berperan sebagai Lord Wilford. Ia mengetahui bahwa perusahaan Morrel sedang dalam kesulitan keuangan, ia membantunya dengan memberi sejumlah uang melalui surat yang diberikan Dantes pada putri Morrel.

Di samping ilmu yang sudah dipelajarinya selama di penjara, Dantes memang beruntung dengan kekayaannya yang luar biasa. Apakah suatu kebetulan sewaktu Dantes membantu Albert de Morcerf (putra Fernand Mondego) dan Franz d' Espinay di sebuah kota di Italia. Pada kedua anak muda ini, pertama kali memperkenalkan diri sebagai Count of Monte Cristo. Monte Cristo berjasa menyelamatkan Albert, karena pada saat itu Albert diculik oleh mafia italia, Luigi Vampa. Sebagai ucapan terimakasih, Albert memperkenalkan Monte Cristo pergaulan kelas sosial tinggi Prancis.

Melalui Albert, Monte Cristo dikenalkan pada Lucian Debray, seorang diplomat, Beauchamp, seorang jurnalis, dan Kapten Maximilien Morrel (putra Morrel pemilik kapal Pharaon). Saat itu pula Monte Cristo dikenalkan pada Fernand Mondego yang sudah menjadi Count of Morcef, bersama dengan Mercedes. Mercedes sebenarnya sudah mengenali Monte Cristo lewat matanya, namun tak berkata apa-apa.

Balas Dendam
Dari cerita yang disampaikan oleh Caderouse Dantes dapat mengetahui kepada siapa seharusnya Dantes memberi pembalasan. Yang pertama adalah Villefort, si penuntut umum. Kedua adalah Danglars, si mantan bendahara kapal. Ketiga adalah Fernand Mondego, sepupu Mercedes.

Melalui pergaulan yang dilakukan oleh Edmond Dantes lewat peran Monte Cristo, mulai terbuka bagaimana kehidupan para bangsawan Prancis. Kehidupan mereka ternyata kebanyakan tidak diliputi kebahagiaan. Monte Cristo bertemu dengan Danglars yang ternyata sudah menjadi bankir kaya. Namun Danglars tidak berbahagia dengan Maddame Danglars. Maddame Danglars berselingkuh dengan Debray. Monte Cristo 'menghukum' Danglars dengan mempengaruhi Debray membuat isu politik palsu, sehingga akan mempengaruhi harga saham. Dan Danglars terpengaruh dengan isu itu dan ia mengalami kerugian sangat besar.

Pada Villefort, Monte Cristo mengalami penyesalan. Ia menyesali ada korban tak bersalah, yaitu Edouard. Permasalahan di keluarga Villefort cukup kompleks. Ia juga berselingkuh dengan Madame Danglars. Anak hasil hubungan mereka, ternyata masih hidup, Benedetto. dari Istri pertama Villefort, Renee, mendapat seorang putri, Valentine. Namun, Renee meninggal. Istri kedua Villefort, Heloise, mendapat seorang putra, Edouard. Heloise meracun setiap anggota Villefort untuk memperjuangkan agar harta warisan jatuh ke anaknya. Namun hal tersebut akhirnya diketahui oleh Villefort, dan meminta Heloise untuk bertanggung jawab. Jalan yang dipilih adalah meracun diri sendiri dan anaknya. Valentine dijodohkan dengan Franz E'Pinay, namun kakeknya, Noirtier (Monsier Clarion) tidak setuju, dengan sebuah alasan sangat tak terduga.

Pada Fernand Mondego (Count de Morcerf), Monte Cristo membuktikan bahwa Fernand berkhianat pada teman semasa perang, Ali Pasha. Dan lebih tragisnya, Fernand menjual istri dan putrinya Ali, Haydee pada pasar budak. Morcerf akhirnya bunuh diri.

Romantis
Walau novel ini sepertinya menceritakan pembalasan dendam, namun hal itu tidak menghilangkan unsur-unsur romantisme. Percakapan antara Monte Cristo dengan Mercedes ketika mereka bertemu sekian belas tahun kemudian memberi kesan bahwa di dalam lubuk hati manusia, ada kelembutan.

"Cukup Edmond," kata Mercedes. "Percayalah kalau kukatakan bahwa satu-satunya perempuan yang mengenalimu adlah juga satu-satunya yang memahamimu. Bahkan, jika kau telah menggilasku di tengah jalanmu, Edmond, aku tetap mengagumimu." (h.523)

Apa yang kucintai setelah kau, Mercedes, adalah diriku sendiri; yakni kewibawaanku dan kekuatan yang membuatku lebih hebat daripada orang lain. Kekuatan itu adalah hidupku, kau telah menghancurkannya dengan sepatah kata, jadi aku harus mati. Duel iu masih akan terjadi, tetapi, alih-alih darah putramu, adalah darahku yang akan tertumpah ke tanah." (h.396)

"maukah kau mengucapkan au revoir? tanyanya (Monte Cristo) sambil mengulurkan tangannya pada perempuan itu.(h.525)

Monte Cristo mengambil tangan Haydee untuk dicium, tetapi gadis itu menariknya dan menawarkan keningnya (h.225)

Kritik
Novel ini populer sampai sekarang. Sudah 150 tahun sejak diterbitkan, novel ini diterjemahkan ke berbagai bahasa. Novel ini mengungguli kepopuleran novel Dumas yang lain, The Three Musketeers. Dan Dumas pun menjadi kaya raya karena novel ini. Seorang penulis, Avriel H. Goldberger memberi catatan pada novel balas dendam terbesar sepanjang masa ini:

This is not because Monte Cristo has equal merit as a work of art or as a probe of the psyche, but because it speaks so powerfully to our need to fantasize impossible victories of the individual against injustice


Mungkin disinilah seharusnya pembaca mengkritisi bacaan. Pendekatan yang digunakan Cristo untuk melawan ketidakadilan adalah dengan kekayaan dan keberuntungan. Begitu mudahnya Cristo mendapat informasi terkait musuh-musuh masa lalu, dan beruntungnya ia mendapat kekayaan. Permasalahan yang sifatnya sistemik seperti jaksa yang koruptor, bankir yang curang, atau bangsawan yang memanfaatkan kedudukan adalah masalah-masalah yang relevan hingga saat ini. Seandainya Cristo hidup zaman sekarang, bisakah ia mengatasinya?

Kepenulisan Dumas
Dumas lahir tahun 1802. Ia punya kemampuan menulis yang sangat baik. Kegemarannya bertualang ia tuliskan juga dalam bagian novel ini. Sesungguhnya novel ini terinpirasi kisah nyata. Pada 1807, Seorang bernama Francois Picaud, bertunangan dengan seorang wanita kaya. Namun, empat orang temannya iri. Atas sebuah kerjasama jahat, Francois dijebloskan ke penjara selama 7 tahun dengan alasan Francois adalah mata-mata Inggris. Sama seperti Dantes, berkat teman di penjara, ia mendapat rahasia harta karun di Milan. Selepas dari penjara, tahun 1814, ia mengambil harta karun tersebut dan membalas dendamnya pada teman-temannya dulu.

Terjemahan novel ini cukup bagus. Secara subjektif, saya kurang begitu suka dengan cover berwajah. Selain itu, kelemahan terjemahan novel ini tidak memberikan judul pada babnya. Padahal dari novel bahasa Inggrisnya, ada judul di setiap bab yang tentunya membantu pembaca memahami konteks setiap babnya.

Novel ini menjadi menarik untuk didiskusikan. Tidak sedikit yang menuliskan kisah Monte Cristo ini menjadi karya ilmiah berupa skripsi ataupun tesis. Suatu warisan berharga juga bagi orang yang menggemari cerita petualangan yang diselipkan konteks sejarah dan juga romantisme. Novel ini sangat kaya. Dumas mengemasnya dengan baik, sebab ia sendiri terlibat dalam masa Napoleon Bonaparte yang dianggap sebagai Santa-nya Orang Prancis, dan ia penggemar William Shakespeare, dimana ia juga membuat kisah Monte Cristo ini dalam teater.

@hws30062011

32 comments:

Post a Comment

:a   :b   :c   :d   :e   :f   :g   :h   :i   :j   :k   :l   :m   :n   :o   :p   :q   :r   :s   :t

Tinggalkan JEJAK Anda sebagai penanda bahwa Anda membaca dan menimbang tulisan saya :)

----------Oooo---
-----------(----)---
------------)--/----
------------(_/-
----oooO----
----(---)----
-----\--(--
------\_)-