Menjadi pembaca yang sehat

Tuesday, April 18, 2017






Sebagai seorang pembaca, adalah hal baik untuk menyerap semua jenis bacaan. Baik bacaan serius maupun bacaan ringan. Seperti halnya makanan yang harus memiliki nutrisi seimbang, bacaanpun selayaknya demikian. Makanan yang berimbang bertujuan menyehatkan. Istilah empat sehat lima sempurna sudah ditinggalkan, karena bukan semata-mata kelengkapan komponen makanan sehat, terlebih lagi porsinya harus pas, cukup, dan seimbang. Demikian juga dengan bacaan, jenis bacaan yang pas, cukup, dan seimbang menyuplai nutrisi yang sehat bagi pikiran kita. Bagi yang sudah nyaman dengan jenis bacaan tertentu, mari mengenal jenis bacaan atau genre lain, agar kita tetap berpikir sehat.

Situs time.com memberi rekomendasi judul buku yang diklasifikasi dalam beberapa kelompok bacaan, guna memberi sedikit kejutan pada pengalaman membaca kita.

1.       Western Classics (klasik dan modern), memberikan  dasar pengetahuan siapa saja yang termasuk dalam periode kepenulisan barat
ü  The Odyssey (Homer)
ü  A Tale of Two Cities (Charles Dickens)
ü  Pride & Prejudice (Jane Austen)
ü  Anna Karenina (Leo Tolstoy)

2.       Dystopia, suatu karya yang menakutkan atau seperti mimpi buruk yang menyeramkan
ü  Nineteen-Eighty-Four (George Orwell)
ü  Brave New World (Aldous Huxley)
ü  The Handmaid's Tale (Margaret Atwood)

3.       Science Fiction & Fantasy, cerita sains yang dibuat fiksi, membuat pelajaran sains jadi mengasyikkan dan diliputi rasa ingin tahu
ü  The Lord of the Rings series (J.R.R. Tolkien)
ü  The Foundation series (Issac Asimov)
ü  Neuromancer (William Gibson)

4.        Great American Novels: novel yang menggambarkan kehidupan sosial pada periode sejarah Amerika
ü  The Great Gatsby (F. Scott Fitzgerald)  
ü  Bonfire of Vanities (Tom Wolfe)
ü  The Grapes of Wrath (John Steinbeck)

5.       Literary Heavy Hitters: buku berat yang hits
ü  Ulysses (James Joyce):  
ü  Infinite Jest (David Foster Wallace)
ü  Gravity's Rainbow (Thomas Pynchon)
ü  A Song of Ice and Fire series (George R. R. Martin)
ü   The Hunger Games (Suzanne Collins)
ü  .Fifty Shades of Grey (E.L. James)

6.       Immigrant Experience (U.S./U.K.): Sebuah pengalaman para imigran memasuki negara baru yang berbeda jauh budaya dan sosialnya dengan negeri asal

ü  Interpreter of Maladies (Jhumpa Lahiri):  
ü  Joy Luck Club (Amy Tan):  
ü  How the Garcia Girls Lost Their Accents (Julia Alvarez)

7.       Non-Western Classics (Ancient): Kalau ada barat, tentu ada timur. Jangan salah. Asiapun punya cerita klasik
ü  Ramayana (India)
ü  Romance of the Three Kingdoms (China)

8.       Non-Western Classics (Modern):  mari belajar ke Amerika Latin, Tiongkok, dan Afrika
ü  One Hundred Years of Solitude (Gabriel Garcia Marquez)
ü  To Live (Yu Hua).
ü  Things Fall Apart (Chinua Achebe)

9.       Satire: karena menyindir itupun perlu kecerdasan
ü  Cat's Cradle (Kurt Vonnegut)
ü  Catch-22 (Joseph Heller)
ü  The Hitchhiker's Guide to the Galaxy (Douglas Adams)

Bacaan di atas masih jenis bacaan fiksi. Sekarang, perhatikan apa yang sudah kita “makan” sudah bervariasi atau masih yang itu-itu saja? Jujur saya masih sedikit banget, dalam artian belum ada variasi bacaan. Bahkan The Lord of The Rings yang sudah tersohor buku dan filmnya pun, belum pernah saya baca. Daftar di atas kira-kira panduan  saja. Ibarat menu makanan, barangkali perlu ditambah atau dikurangi sesuai selera dan porsinya. Namun dengan membuat peta seperti ini, paling tidak kita mengenali apa yang sudah kita baca dan merangkai kaitannya dengan menu-menu yang lain.

Syukur sudah dibaca apalagi dibuat reviewnya. Selamat.

You Might Also Like

2 comments

Tinggalkan JEJAK Anda sebagai penanda bahwa Anda membaca dan menimbang tulisan saya :)

----------Oooo---
-----------(----)---
------------)--/----
------------(_/-
----oooO----
----(---)----
-----\--(--
------\_)-

Like us on Facebook

Flickr Images